27.1 C
Palembang
Wednesday, 28 February 2024
spot_img
KesehatanOptimalisasi Peran Kader Capai Kinerja - Penanganan Stunting

Optimalisasi Peran Kader Capai Kinerja – Penanganan Stunting

Baca juga

Muara Enim, pojoksumsel – Guna mengoptimalkan peran kader, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Muara Enim menggelar pertemuan kader institusi masyarakat pedesaan (IMP) tingkat kabupaten di Ballroom Hotel Grand Zuri Muara Enim.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung Plt Bupati Muara Enim, Ahmad Usmarwi Kaffah SH LLM LLM PhD dan juga Kepala Dinas PPKB Muara Enimz H Rinaldo Sstp Msi. Adapun pesertanya merupakan pembantu pembina keluarga berencana desa (PPKBD) dari 22 Kecamatan dengan total 308 orang.

Kepala Dinas PPKB Muara Enim, H Rinaldo Sstp Msi mengatakan bahwa jumlah PPKBD total ada 278 orang namun juga ada sub PPKBD sehingga jika ditotal ada 680 orang.

“Dilaksanakan pertemuan Kader IMP ini untuk meningkatlan kapasitas kader dalam melaksanakan tugasnya, khususnya dalam rangka mendukung tercepat penurunan stunting. Sehingga perlu ditingkatkan juga  peran dan fungsi kader dalam menjalankan tugas di lapangan,” ujarnya.

Selain itu, perlu ditingkatkannya pemahaman kader dalam pelaksanaan pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan di lapangan. “Oleh karenanya, perlu optimalisasi peran kader dalam pelaksanaan tugasnya di lapangan, sehingga bisa mengetahui hasil perkembangan pencapaian kinerja kader yang telah dilaksanakan setiap bulan dalam tahun 2023. Terakhir untuk peningkatan pemahaman pengelolaan institusi masyarakat bagi kader,” terangnya.

Menurutnya, para kader ini merupakan garda terdepan dalam penanganan stunting di Kabupaten Muara Enim. “Jadi mereka inilah leader penanganan stunting hingga tingkat desa,” tegasnya.

Plt Bupati Muara Enim, Ahmad Usmarwi Kaffah SH LLM LLM PhD mengatakan bahwa kader ini merupakan panglima perang dalam penanganan stunting di Kabupaten Muara Enim. “Tantangan di lapangan itu tidak main main harus sabar, fokus dan serius dalam menghadapi masyarakat dalam menurunkan angka stunting,” ungkapnya.

Dan di lapangan juga harus dilengkapi dengan kualitas oleh sebab itu jangan segan dan malu untuk belajar dan jangan mudah berpuas diri. “Setiap orang beda pendekatannya jadi perlu pembinaan dan terus belajar karena itu sangat berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab,” pungkasnya.

Artikel lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Artikel Terbaru