25.1 C
Palembang
Thursday, 25 July 2024
spot_img
spot_img
SUMSELMuara EnimBuah Khaman Jadi Motif Batik Asli Lubuk Raman Muara Enim

Buah Khaman Jadi Motif Batik Asli Lubuk Raman Muara Enim

Baca juga

RD Sukmana
RD Sukmanahttps://pojoksumsel.com
RD Sukmana merupakan wartawan senior yang lebih suka menyebut dirinya seniman kata-kata daripada wartawan, karena baginya wartawan memiliki filosofi yang sangat luhur.

MUARA ENIM, POJOKSUMSEL– Berangkat dari sebuah keinginan mengangkat ciri khas dari Desa Lubuk Raman, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim. Karang Taruna desa setempat membuat kelompok ekonomi kreatif memproduksi batik cap dan batik ekoprint motif buah khaman (Buah Ganda Ria, red).

Ketua Karang Taruna Lubuk Raman, Hengkri Triansyah mengatakan, dengan kemampuan membatik usai mengikuti pelatihan yang digelar Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Parindustrian Provinsi Sumatera Selatan pada Desember 2020 lalu. Ia selaku salah satu peserta bersama pemuda lain mencoba untuk berdikari dengan modal seadanya.

“Sudah dari pelatihan itu, kami sekarang membuat kelompok produksi batik, sejak mulai awal bulan Januari sudah produksi 5 kain batik. Pusat batik ada di Dusun 7,”ucap Hengkri, Senin (11/1).

Melalui batik ini, lanjut Hengkri, ingin mengangkat nama Desa Lubuk Raman menjadi lebih dikenal, selain sektor perkebunan juga sebegai sentra penghasil batik mendukung sektor pariwisata daerah kedepan. Ia menyebut bahwa sejarah desa tempat tinggalnya itu tak lepas dulunya ada buah yang tumbuh dikenal dengan nama Khaman. Selain itu, akan menggali identitas lain melalui budaya yang ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

“Motif-motif khas lain juga akan kita angkat, seperti budaya melemang setiap acara sedekah dusun bisa angkat. Terus untuk produksi batik ekoprint sendiri kami juga memanfaatkan warna dari tumbuhan yang ada, misal daun sukun, daun pepaya, daun duren, daun sirsak, dan daun duku. Semua sudah kami coba dan terus kami quality control supaya menghasilkan produk yang berkualitas,”ungkap Hengkri.

Hengkri berharap, kelompok batik Desa Lubuk Raman ini dapat dilirik oleh pemerintah setempat agar dapat membantu pemasaran serta usahanya dalam rangka pemberdayaan pemuda menyerap tenaga kerja masyarakat sekitar. Ia mengucapkan terima kasih atas kepedulian pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Ekonomi Kreatif yang sudah memberikan pelatihan dan sarana dalam rangka menggerakan ekonomi kreatif melalui kegiatan Karang Taruna.

“Pemasaran kita masih terbatas, baru menggunakan media sosial akan tetapi nanti kita akan membuka gerai di Pasar Kalangan Desa Lubuk Raman. Namun untuk itu, kami membutuhkan bantuan pemerintahn setempat,”ungkap Hengki lagi.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Muara Enim, Isdrin ST mengatakan, selain menggali sektor wisata di Kabupaten Muara Enim, pemda melalui dinasnya juga mengembangkan sektor UMKM ekonomi kreatif yang ada di Desa melibatkan pemerintah desa dan Karang Taruna setempat.

“Kegiatan ekraf di Desa Lubuk Raman ini hanya salah satunya, melalui pelatihan membatik yang kita berikan ini mudah-mudahan bisa memotivasi pemuda desa untuk berdikari, mendirikan usaha sendiri, dan dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi di wilayahnya,”ungkap Isdrin.(AH)

Artikel lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru