MUARA ENIM, POJOKSUMSEL – Ditengah pandemi coronavirus, Karang Taruna Kabupaten Muara Enim memberdayakan pengusaha kecil khususnya tukang jahit memproduksi masker untuk kebutuhan masyarakat. Saat ini ada 10 penjahit rumahan dibantu memasarkan masker guna memenuhi permintaan sekala kecil maupun partai besar besar.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Muara Enim Zulchaidir Sidik, S.STP., M.Si, melalui Kabid Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Totok Adi Hermanto mengungkapkan, melihat kondisi pelaku usaha jahit di Kota Muara Enim yang tengah mengalami tekanan, karena sepi order sampai dengan setop produksi. Karang Taruna Muara Enim ingin membantu supaya tetap bangkit, dan memiliki pemasukan.
“Sementara ini tukang jahit baju berganti produksi masker, dan Karang Taruna membantu memasarkan saja,” ungkap Totok,Selasa (21/4/2020).
Totok mengatakan, pemasaran masker-masker tersebut ditawarkan kepada perorangan, instansi, partai politik, perusahaan, forum, serta pemerintah yang akan membagikan kepada masyarakat. Menurutnya, dengan dibelinya masker-masker dari para pelaku usaha kecil itu, akan membantu perekonomian mereka. Dimana, sebelumnya tidak ada pemasukan, namun dari membuat masker bisa memiliki penghasilan.
“Kita menghimbau kepada perusahaan, melalui CSR mau menampung masker-masker dari binaan kami. Rata-rata setiap penjahit mampu memproduksi 10 lusin per hari, dengan kualitas terjamin,” ungkap Totok.
Sementara itu, Wanson (40), salah satu pelaku usaha jahit mengungkapkan, melalui kerjasama dengan Karang Taruna ini, penjahit bisa kembali memiliki pemasukan.
“Pemasukan kami sangat tergantung dari masker ini, mudah-mudahan semua pihak bisa membantu, dan kami ada pemasukan lagi,” terang Wanson.(AH)