28.1 C
Palembang
Sunday, 26 May 2024
spot_img
spot_img
NewsBisnisPama Bantu UMKM Jamur Tiram Berikan Alat Pembibitan

Pama Bantu UMKM Jamur Tiram Berikan Alat Pembibitan

Baca juga

MUARA ENIM,POJOKSUMSEL – PT Pamapersada Nusantara Job Site Tanjung Enim memberikan bantuan alat pembibitan jamur tiram berupa mini lap kepada 3 pelaku usaha binaannya, Senin (7/6). Melalui program CSR, bantuan di berikan kepada Sri Hastuti Ketua Kelompok Cahaya Tiram Mandiri Desa Tanjung Raja, Helmawati Kelurahan Pasar, dan Ramini Talang Jawa Kecamatan Lawang Kidul.

CSR Officer PT PAMA, Joko Budi S mengatakan, bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian, setelah melakukan pembinaan secara bertahap kepada para pelaku usaha Jamur tiram binaan. Kegiatan tersebut sekaligus sebagai tanggung jawab sosial perusahaan kepada lingkungan sekitar.

“Kali ini kami memberikan bantuan alat pembibitan jamur tiram, atau mini lap, kepada 3 pelaku UMKM binaan CSR Pama. Salah satunya untuk Kelompok Cahaya Tiram Mandiri di Desa Tanjung Raja, Kecamatan Muara Enim,” ungkap Joko kepada koran ini, Senin (7/6/2021) saat menyerahkan bantuan mini Lap kepada Hastuti.

Selama ini, lanjut Joko, Pama melalui program CSR bersama LPB Pama telah memberikan pembinaan kepada para pelaku usaha di wilayah ring 1 perusahaan. Antara lain bidang pertanian, industry rumah tangga, perkebunan, perikanan, dan pupuk bogasi. Ada sekitar 49 pelaku usaha maupun kelompok yang sudah bergabung menjadi binaan CSR PT Pama.

“Syarat bisa bergabung ialah usaha harus sudah berjalan, mengajukan surat permohonan melalui proposal, lalu nanti dari tim akan melakukan survey, dan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan untuk UMKM tersebut,”terang Joko.

Sri Hastuti
Sri Hastuti

Sementara itu, Sri Hastuti Ketua Kelompok Cahaya Tiram Mandiri Desa Karang Raja mengungkapkan, usaha jamur tiram ini dibangun pada tahun 2015 lalu, dengan modal mandiri berasal dari iuran anggota kelompok. Lanjut dia, setelah satu tahun berjalan, tepatnya pada tahun 2016 silam, CSR Pama mulai masuk memberikan pembinaan, mulai dari pelatihan, pemberian bibit, alat produksi, hingga sampai membantu bidang pemasaran.

“Dari tiga kilogram panen jamur setiap hari, setelah mendapat binaan dari Pama sekarang kami bisa panen 15 kilogram sehari. Untuk pemasaran kebetulan tidak sulit, para pedagang pasar impress selama ini yang membelinya,”kata Sri Hartati.

Ia menjelaskan, jamur tiram merupakan jenis sayuran atau bahan yang dapat di buat makanan seperti nagget, bakso, sate, tekwan, pempek, tongseng, dan keripik.(res)

Artikel lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru