30.1 C
Palembang
Wednesday, 29 May 2024
spot_img
spot_img
NewsPolitikHM Darmizal: Pemimpin itu Bukan yang Membuat Gaduh Banyak Pihak

HM Darmizal: Pemimpin itu Bukan yang Membuat Gaduh Banyak Pihak

Baca juga

RD Sukmana
RD Sukmanahttps://pojoksumsel.com
RD Sukmana merupakan wartawan senior yang lebih suka menyebut dirinya seniman kata-kata daripada wartawan, karena baginya wartawan memiliki filosofi yang sangat luhur.

PojokSumsel.com – HM Darmizal, salah satu pendiri Partai Demokrat berharap jika sosok pemimpin itu bukan yang sering membuat gaduh banyak pihak. Harapan itu Ia sampaikan jelang kongres partai Demokrat yang akan digelar dalam waktu dekat.

Menurutnya, kongres bisa menjadi wadah mencari pemimpin yang progresif dalam mengonsolidasikan kader dan menentramkan masyarakat. Pemimpin itu, kata dia, harus mampu mengisi organisasi dengan orang-orang yang berkompten sekaligus mengeluarkan pernyataan sejuk, bukan yang membuat gaduh banyak pihak.

“Saya berharap, kiranya partai Demokrat menjadi tempat berkumpulnya tokoh-tokoh intelektual dan bijak. Jika berucap dan mengeluar kata-kata yang sejuk dan menyejukkan. Sebagaimana platform awal bedirinya Partai Demokrat,” kata dia dalam keterangan yang diterima, Minggu (1/3).

Rakerda Partai Demokrat di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Minggu, 26-1-2020.
Rakerda Partai Demokrat di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Minggu, 26-1-2020..

Mantan Wakil Sekjen Demokrat ini mengharapkan rakyat membutuhkan satu partai yang dapat menjadi rumah besar bagi masyarakat luas. Di mana, partai itu menjadi tempat mereka untuk bertanya dan mencari solusi.

“Bukan malah memberikan ungkapan yang propaganda dengan kalimat-kalimat membingungkan karena bertolak belakang antara janji yang diucapkan dengan perbuatan,” kata dia.

Selain itu, Darmizal mengharapkan pemimpin baru lebih sering berkunjung ke daerah untuk memberi, meringankan dan menyenangkan kader di bawah. Dia tidak ingin pemimpin Demokrat hanya berkunjung memberatkan kader di daerah.

“Kader daerah menjadi risau karena keadaan mereka yang sedang berat. Kelemahan atau ketidak mampuannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pimpinan karena masalah keterbatasan,” ungkap Darmizal. (jpnn)

Artikel lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru